Bangkitnya Superman Hingga Buruknya Garapan Animasi di Justice League

Justice League garapan DC Comic yang rilis 17 November 2017, mungkin bisa di katakan gagal menyaingi kesuksesan film Avenger dari Marvel. Film bergenre liga para super hero ini ternyata memiliki kualitas animasi yang sangat buruk atau bisa dibilang kasar.

Animasi Buruk

Bagi penggemar film super hero yang telah menonton Justice League, sudah pasti bisa menebak dimana saja bagian dari film ini dengan animasi yang kurang halus. Salah satunya yaitu saat Cyborg (Victor Stone) yang diperankan oleh Ray Fisher muncul di atap gedung menemui komisaris Gordon (J.K. Simons).

Kemunculan Cyborg diatap gedung bersama Batman dan kawan-kawan yang memenuhi panggilan sinyal komisaris Gordon ini terbilang cukup kasar dalam garapan animasi. Atau bisa dikatakan jelas terlihat seperti animasi 3D hingga layaknya sebuah garapan animasi video game.
Kemunculan Cyborg diatap gedung bersama Batman dan kawan-kawan yang memenuhi panggilan sinyal komisaris Gordon ini terbilang cukup kasar dalam garapan animasi. Atau bisa dikatakan jelas terlihat seperti animasi 3D hingga layaknya sebuah garapan animasi video game.
Begitu juga animasi saat bangkitnya Superman dan bertarung dengan Batman. Gerakan Superman yang saat itu mengangkat Batman sembari terbang di udara tampak kaku (hingga kurang luwes) sehingga aimasi di film Justice League ini terkesan terlalu terburu-buru untuk segera di rilis.
Begitu juga animasi saat bangkitnya Superman dan bertarung dengan Batman. Gerakan Superman yang saat itu mengangkat Batman sembari terbang di udara tampak kaku (hingga kurang luwes) sehingga aimasi di film Justice League ini terkesan terlalu terburu-buru untuk segera di rilis.
Permainan kontras warna animasi juga terlihat buruk saat adegan munculnya root atau akar kristal ungu yang merusak rumah penduduk di markas Steppenwolf. Penggarapan animasi yang buruk pada adegan ini terkesan seperti menggunakan teknologi animasi jadul hingga mirip animasi lama di film Mortal Combat yang telah rilis bertahun-tahun lalu.
Permainan kontras warna animasi juga terlihat buruk saat adegan munculnya root atau akar kristal ungu yang merusak rumah penduduk di markas Steppenwolf. Penggarapan animasi yang buruk pada adegan ini terkesan seperti menggunakan teknologi animasi jadul hingga mirip animasi lama di film Mortal Combat yang telah rilis bertahun-tahun lalu.

Sekilas Cerita Film

Cerita Justice League garapan Zack Snyder ini berkisah tentang bangkitnya kembali iblis antar planet yaitu Steppenwolf yang mencari 3 macam motherbox (kubus kekuatan) untuk menguasai bumi dan planet-planet lainnya.

Karakter Steppenwolf sendiri pada Justice League 100% merupakan animasi (tidak diperankan aktor manapun), hanya saja pengisi suara Steppenwolf diisi oleh Ciaran Hinds.
Karakter Steppenwolf sendiri pada Justice League 100% merupakan animasi (tidak diperankan aktor manapun), hanya saja pengisi suara Steppenwolf diisi oleh Ciaran Hinds.

Di masa lalu, Steppenwolf telah berhasil dikalahkan oleh gabungan pasukan terkuat super hero dari berbagai suku dan planet. Dengan kekalahan Steppenwolf tersebut, 3 kubus Motherbox kemudian di pisahkan dan dikubur ke berbagai penjuru.

Satu kubus Motherbox disimpan di suku Amazon dan di jaga ketat oleh Ratu Amazon dimana merupakan tempat Wonder woman dibesarkan. Sedangkan satu lagi kubus kekuatan motherbox dibenamkan di kedalaman lautan dan dijaga oleh suku Atlantean dimana merupakan tempat kediaman Aquaman. Kubus terakhir Motherbox disimpan oleh manusia biasa dengan cara dikubur di dalam tanah.
Satu kubus Motherbox disimpan di suku Amazon dan di jaga ketat oleh Ratu Amazon dimana merupakan tempat Wonder woman dibesarkan. Sedangkan satu lagi kubus kekuatan motherbox dibenamkan di kedalaman lautan dan dijaga oleh suku Atlantean dimana merupakan tempat kediaman Aquaman. Kubus terakhir Motherbox disimpan oleh manusia biasa dengan cara dikubur di dalam tanah.

Setelah bertahun-tahun lamanya, akhirnya Steppenwolf bangkit kembali dan bersamaan bangkitnya ia mencari keberadaan kubus-kubus ini. Kubus di Amazon dan Atlantean berhasil direbut oleh Wolf, namun si iblis ini kesusahan mencari kubus berikutnya yang disimpan oleh manusia dikarenakan lokasinya sudah berpindah.

Ternyata kubus terakhir berada di laboratorium Silas Stone (diperankan oleh Joe Morton) ayah dari Victor Stone si Cyborg. Victor sendiri sempat dinyatakan hilang setelah kecelakaan yang dialaminya. Ternyata Victor telah dirubah Ayahnya menggunakan bagian Motherbox tersebut menjadi Cyborg dikarenakan sang Ayah tidak ingin anaknya mati akibat kecelakaan tersebut. Bangkitnya Victor hingga menjadi sosok Cyborg pada awalnya tidak diterima oleh Victor dikarenakan ia merasa menjadi sosok yang aneh.

Bangkitnya Bocah Kripton dari Kematian

Kemampuan Motherbox terakhir yang mampu membangkitkan seseorang ternyata dimanfaatkan oleh Batman, Wonder woman, Cyborg dan the Flash untuk membangkitkan kembali Superman. Sebelumnya pada kisah film Batman vs Superman Dawn of Justice yang rilis tahun 2016, dikisahkan mengenai kematian Superman di akhir cerita.

Di kisah Justice League ini kemudian Superman dihidupkan kembali, bangkitnya superhero dengan logo S ini berkat bantuan pesawat Kripton dan Motherbox milik Cyborg. Walaupun pada awal kebangkitanya ia sangat dendam dengan Bruce Wyne (Batman) hingga ingin membunuhnya, namun pada akhirnya mereka mampu bekerja sama menjadi sebuah tim super hero.

Pasukan Serangga Aneh

Steppenwolf di kisah cerita Justice League ini memiliki segerombolan pasukan yang menyerupai serangga namun berwajah mirip vampire. Pasukan ini bernama parademons dimana akan menyerang siapa saja yang memiliki rasa takut.

Pasukan parademons tersebut di akhir cerita balik menyerang Steppenwolf setelah wolf ketakutan dikarenakan senjata kapaknya berhasil di patahkan oleh Wonder woman berkat bantuan Superman. Bangkitnya parademons serta bangkitnya Steppenwolf disini juga tidak jelas dari mana dan karena apa.

Buat kalian yang masih penasaran dengan bangkitnya pahlawan-pahlawan super dalam cerita film Justice League ini mungkin bisa menontonnya di bioskop atau membeli CD/DVD untuk menghilangkan rasa penasaran kalian. Walaupun dari segi animasi masih terbilang buruk, namun Justice League memiliki cerita yang cukup menarik.