Milik Perbakin, Polri Jelaskan Broadcast Daftar Pengiriman Amunisi Yang Beredar

Beredar Broadcast Pengiriman Senjata, Polri: Itu Punya Perbakin – Beredar pesan berantai melalui WhatsApp yang mengatakan ada pengiriman senjata berupa amunisi peluru dari luar negeri ke Indonesia menuju Mabes Polri. Ini penjelasan Polri soal beredar pengiriman itu.

“Bukan, itu (amunisi) mesti dicek oleh Mabes Polri, dengan tujuan untuk milik PB Perbakin,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto jelaskan saat dimintai konfirmasi, Jumat (6/10/2017).

Setyo ikut jelaskan bahwa amunisi peluru itu tidak disimpan di gudang Mabes Polri, melainkan gudang senjata amunisi milik Lapangan Tembak Senayan, jadi gak sesuai dengan broadcast amunisi gak jelas ini.

“Nggak ada pengiriman gudang Mabes Polri, pengiriman itu dicek Polri, pengiriman dibawa ke Senayan. Tapi dicek oleh Mabes Polri dulu, gudang Lapangan Tembak Senayan, tapi sebelumnya dicek petugas Mabes Polri,” jelas Setyo.gambar Milik Perbakin, Polri Jelaskan Broadcast Daftar Pengiriman Amunisi Yang Beredar hd wallpaper background plengdut.com

Di jelaskan Setyo, broadcast amunisi peluru itu sejatinya akan digunakan untuk keperluan perlombaan yang akan dilangsungkan oleh PB Perbakin. Lanjut jelaskan bahwa amunisi dikirimkan atas nama milik Ketua Umum PB Perbakin Bambang Trihatmodjo.

“Itu milik Perbakin, mau ada pertandingan dan pelatihan perbakin. Itu kan kepadanya ke Pak Bambang Trihatmodjo Ketua Perbakin, ya anak Pak Harto,” sebut Setyo dari Polri.

Dalam broadcast yang beredar di grup WhatsApp disebutkan beredar satu unit truk kontainer membawa 500 boks butir peluru kaliber 9 mm. Kontainer itu berangkat dari Terminal Peti Kemas Koja, Jakarta Utara, menuju gudang Mabes Polri dengan menggunakan mobil trailer.

Jelaskan Nama Penerima Dalam Daftar Pengiriman

Disebutkan dalam manifes pengiriman, penerima bernama Bambang T. Pada broadcast itu juga dijelaskan pengiriman paket amunisi didampingi oleh salah seorang perwira Bais.

Selain itu, dalam broadcast yang beredar di jelaskan menyebutkan soal daftar jutaan butir amunisi yang dituliskan dalam manifes. Adapun jenis amunisi yang tertera dalam broadcast daftar manifes adalah:

  • Kal 9 mm sebanyak 1.000.000 butir,
  • Kal 38/ 357 dengan jumlah 500.000 butir,
  • Kal 40/ 45 /44 berjumlah 500.000 butir,
  • Kal 223 sebanyak 100.000 butir,
  • Kal 327-5,7×28-7,65 sebanyak 100.000 butir,
  • Kal 223/22-250 dengan jumlah 100.000 butir,
  • Kal 25-06/25 sebanyak 50.000 butir,
  • Kal 3,8-30 sebanyak 50.000 butir,
  • Kal 30.06 sebanyak 50.000 butir,
  • Kal 270/7Mm berjumlah 50.000 butir,
  • Kal 300 sebanyak 50.000 butir,
  • Kal 374 dengan jumlah 50.000 butir,
  • Kal 6,5/ 6 Mm sebanyak 50.000 butir, dan
  • Kal 243 berjumlah 50.000 butir.

Ditanya mengenai broadcast banyaknya amunisi yang dalam daftar manifes itu, Setyo jelaskan daftar amunisi amunisi tersebut akan digunakan untuk pelatihan para atlet tembak dan sejumlah perlombaan. Salah satunya untuk persiapan atlet dalam menghadapi Asian Games.

“Atletnya kan banyak, bukan hanya se-Indonesia, tanggal 6 mulai ada pertandingan pasca-ulang tahun Brimob Polri, kemudian persiapan Asian Games juga, ada juga persiapan tanggal 3 Desember, Extreme Asia di Bangkok,” papar Setyo (Polri).