Wasit Dihukum Seumur Hidup, Laga Afsel Vs Senegal Diulang

PIETERSBURG – Laga Afrika Selatan (Afsel) lawan Senegal di kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Afrika yang berlangsung pada 12 November 2016, bakal diulang. Keputusan tersebut diambil FIFA lantaran wasit yang memimpin pertandingan, Joseph Lamptey (Ghana) dihukum, dan dianggap memanipulasi laga.

Saat laga itu, wasit berusia 43 tahun tersebut membuat keputusan kontroversial dengan memberikan hukuman penalti atas handball pemain Senegal, Kalidou Koulibaly kepada Afsel. Tapi, dalam setelah diulang tayangannya menunjukkan bola hanya mengenai lutut pemain Napoli tersebut sehingga tidak wajar jika Senegal dihukum penalti dan merugikan Senegal.

FIFA mengendus kasus wasit ini dan menghukum Lamptey dengan melarangnya untuk terlibat dalam semua aktivitas yang berkaitan dengan sepak bola, baik laga level nasional maupun internasional, seumur hidup.

Dihukum

Hukuman untuk Lamptey ini dikuatkan oleh putusan Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) baru-baru ini. Organisasi tertinggi sepak bola dunia itu juga memutuskan selain Joseph dihukum juga menganulir hasil duel yang dimenangkan oleh Afsel (Afrika Selatan) dengan skor 2 vs 1 itu.

Dihukum: Wasit (Ghana) Joseph Lamptey yang dihukum FIFA & CAS seumur hidup.
Dihukum: Wasit (Ghana) Joseph Lamptey yang dihukum FIFA & CAS seumur hidup.

Bukan cuma itu, laga ini (Afsel kontra Senegal) kemungkinan besar akan diulang pada November 2017, bertepatan dengan jeda internasional. “Laga akan diulang pada jeda internasional bulan November 2017, dengan tanggal pastinya kapan diulang akan diumumkan pada waktunya,” tulis FIFA dalam pernyataannya yang dikutip Reuters.

“Sebagaimana dinyatakan dalam aturan Piala Dunia, keputusan diulang ini akan segera berlaku, tapi menunggu konfirmasi dari panitia penyelenggara untuk Kompetisi FIFA pada pertemuan berikutnya, yang dijadwalkan pada 14 September.”

Keputusan pertandingan ulang itu kembali membuka asa Senegal untuk lolos putaran final Piala Dunia 2018 di Rusia. Saat ini mereka berada di posisi ketiga dengan nilai lima, atau satu poin di belakang Cape Verde dan Burkina Faso di Grup D kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Afrika.

Pertandingan sendiri hanya menyisakan dua laga lagi. Hanya juara grup yang mendapatkan tiket lolos ke Piala Dunia 2018.