Dua Laga Wajib Menang, Argentina Andalkan Messi

Menang itu Wajib Koleksi 3 Point

Argentina dalam posisi terdesak jelang akhir kualifikasi Piala Dunia zona Conmebol. Argentina harus wajib meraih poin maksimal menang di dua laga terakhir untuk andalkan bisa lolos ke Rusia.

Andalkan Messi, ia akan memimpin Argentina menghadapi Peru di Estadio Jose Armando, Buenos Aires, Kamis (5/10). Duel Argentina ini bakal jadi 2 duel hidup-mati bagi Albiceleste.

Argentina ada di posisi kelima dan memiliki nilai sama dengan Peru, 24 poin. Peru berhak atas posisi keempat alias batas akhir tiket ke Rusia karena punya produktivitas gol yang lebih bagus.

Argentina wajib memaksimalkan laga kandang ini untuk andalkan mendapat tiga poin wajib dan menggusur Peru dari posisi keempat. Bila Argentina hanya bermain imbang atau bahkan kalah, Argentina terancam tak bisa menang mendapatkan tiket lolos langsung ke Piala Dunia 2018.Messi juga mampu andalkan bukti bahwa ia tetap mampu tampil baik meski kini sudah berusia 30 tahun dan kehilangan Neymar di sisinya.  Satu masalah Argentina adalah Barcelona sudah memeras tenaga Messi yang di andalkan pada awal musim ini. Dikutip dari Marca, Messi tak pernah beristirahat dalam 11 laga yang dimainkan oleh Barcelona. Hal itu dikhawatirkan bisa memengaruhi performa Messi di Timnas Argentina pekan ini.

Pada laga terakhir, Argentina akan bertandang ke markas Ekuador dan Peru akan menjamu Kolombia.

Tak hanya itu, posisi kelima yang merupakan zona play-off juga bisa hilang dari Argentina karena Chile dan Paraguay selalu dalam kondisi siap memanfaatkan kesalahan Argentina di dua laga terakhir ini.

Argentina saat ini bisa bernapas lega karena Messi yang di andalkan langsung tampil di level terbaiknya pada awal musim. Ia sudah mencetak 14 gol dalam 11 laga yang ia jalani bersama Barcelona.

Messi Lelah, Mesi di Andalkan

Messi juga mampu andalkan bukti bahwa ia tetap mampu tampil baik meski kini sudah berusia 30 tahun dan kehilangan Neymar di sisinya.

Satu masalah Argentina adalah Barcelona sudah memeras tenaga Messi yang di andalkan pada awal musim ini. Dikutip dari Marca, Messi tak pernah beristirahat dalam 11 laga yang dimainkan oleh Barcelona. Hal itu dikhawatirkan bisa memengaruhi performa Messi di Timnas Argentina pekan ini.

Jika Messi tak mampu mengangkat performa Argentina, mereka sejatinya masih bisa berharap pada Paulo Dybala. Cederanya Sergio Aguero membuat Dybala layak untuk dipercaya sejak awal.

Pada awal musim ini, Dybala juga sukses tampil impresif dan telah mencetak 12 gol dari 10 laga bersama Juventus.
Jika Messi dan Dybala gagal membawa Argentina menang, Argentina bisa mencatat sejarah buruk untuk pertama kalinya gagal menang lolos ke Piala Dunia sejak merebut trofi Piala Dunia 1978 dan menjelma jadi salah satu kekuatan sepak bola dunia.