Pernah lihat buah kelapa sawit? Taukah kalian jika kelapa sawit bisa dimanfaatkan sebagai pembangkit listrik? PT Asian Agri merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pengolahan dan perkebunan kelapa sawit asal singapura, rencananya akan membangun 20 unit pembangkit listrik berbahan biogas limbah sawit di Indonesia.

Asian Agri saat ini tercatat memiliki 27 perkebunan kelapa sawit serta 20 pabrik tempat pengolahan kelapa sawit yang beroprasi mulai dari provinsi Sumatera Utara, Jambi, dan Riau. Perkiraan total lahan yang dikelola Asian Agri ini mencapai 160 hektare dengan 100 hektare merupaan perkebunan inti dan sisanya merupakan milik petani plasma dan swadaya.

Pembangkit listrik biogasUntuk bisa menghasilkan listrik, limbah tempat pembuangan kelapa sawit ini nantinya akan di tutup sehingga menghasilkan gas metana dan kemudian dialirkan ke pembangkit agar bisa dirubah menjadi bentuk energi listrik. Intinya tenaga biogas untuk pembangkit listrik berasal dari gas metana yang dihasilkan dari limbah sawit.

“Nantinya, satu unit pembangkit akan menghasilkan sekitar 2 Mega Watt Listrik. 20 hingga 25 persen listrik yang dihasilkan akan digunakan untuk keperluan domestik, sedangkan sisanya akan kami jual kepada PLN” jelas Freddy Widjaya yang merupakan GM Asian Agri di Singapura kemarin (jumat 06/11/15).

“Untuk saat ini kami sudah membangut 5 unit dan mudah-mudahan 3 unit lagi akan segera beroprasi tahun depan. Kami berencana membangun 20 unit hingga tahun 2020 nanti” jelas Freddy.

Untuk bisa membangun pembangkit listrik bertenaga biogas limbah sawit ini, perusahaan Asian Agri berinvestasi sebesar US$ 4,7 juta di Indonesia.