LONDON – Manajer Tottenham Hotspur Mauricio Pochettino menyatakan timnya tak akan lengah ketika menjamu Chelsea pada pekan kedua Liga Primer Inggris di Stadion Wembley, London, Minggu (20/8).

Chelsea memang diadang beragam masalah sejak musim panas yang membuat peluang untuk mempertahankan titel Premier League dipertanyakan. The Blues dinilai Pochettino membuat kesalahan saat menjual Nemanja Matic ke Manchester United.

Kendati telah mendatangkan beberapa pemain baru, Pochettino menjelaskan Si Biru dianggap kurang agresif pada bursa transfer musim ini dan tidak memiliki skuad yang cukup dalam. Problem lain adalah soal keputusan mendepak striker Diego Costa.

Chelsea mengawali musim 2017-2018 dengan buruk. The Blues dikalahkan Burnley 2-3. ”Memang benar tak ada (Diego) Costa, tapi mereka masih punya (Alvaro) Morata dan punya (Michy) Batshuayi. Mereka mendatangkan pemain, dan mencetak kualitas skuad mereka dengan bagus,” ujar Pochettino

 TUMPUAN TOTTENHAM: Striker Tottenham Harry Kane menjadi tumpuan gol timnya saat menjamu Chelsea. (16)

TUMPUAN TOTTENHAM: Striker Tottenham Harry Kane menjadi tumpuan gol timnya saat menjamu Chelsea. (16)

.

Menurut Pochettino, Tottenham Spurs memilih fokus mencetak kemenangan daripada mengungkit masalah yang tengah menimpa lawan. Pochettino bertekad meneruskan kualitas tren positif Tottenham di Premiership. Pada laga pembuka, The Liliywhites memukul Newcastle United 2-0.

”Di sepak bola kualitas pertandingan selanjutnya akan lain, dan punya kerumitan yang berbeda. Yang terpenting adalah Tottenham fokus pada diri sendiri,” tegas Pochettino pelatih Tottenham berkebangsaan Argentina ini.

Tunjukkan Kualitas

Pochettino ingin menunjukkan kualitas Tottenham di hadapan pendukungnya. Musim ini Spurs menggunakan Stadion Wembley lantaran White Hart Lane direnovasi, jelas Pochettino. Bagaimana dengan persiapan Chelsea? Manajer Antonio Conte kehilangan kualitas bek tengah Gary Cahill dan kualitas gelandang bertahan Cesc Fabregas. Keduanya sedang menjalani hukuman.

Morata, yang langsung mencetak gol dalam debut, diplot sebagai target man. Dia diharapkan mampu mencetak gol dan mengisi posisi yang ditinggalkan Costa. Morata punya rata-rata mencetak satu gol setiap 89 menit. Dia menciptakan assist setiap 70 menit. Jika mencetak gol lagi, bomber asal Spanyol ini berpeluang melanjutkan rekor buruk Si Lili Putih di Wembley.

Conte menyiapkan skema 3-4-2-1. Morata bakal dilapis Pedro Rodriguez dan Willian

”Kami harus melakukan respons bagus di Wembley. Meski tidak bisa turun full team, kami yakin bisa mencetak angka,” tutur Conte. Minus Eden Hazard jelas mengurangi daya gedor pasukan tamu. Untuk mengimbangi agresivitas Spurs, Conte menyiapkan skema 3-4-2-1. Morata bakal dilapis Pedro Rodriguez dan Willian. Sementara posisi Fabregas ditempati gelandang ayar Tiemoue Bakayoko. (guardian,A7-16)