Asta vs Yuno di Black Clover Chapter Episode 1 Pierrot Studio

Pierrot merupakan salah satu studio animasi dengan produksi film film anime terkenal di Jepang. Sebut saja serial anime seperti Bleach, Boruto dan Naruto yang sudah banyak dikenal para penggemar anime Indonesia produk studio tersebut. Di bulan Oktober 2017, Pierrot kembali memperkenalkan salah satu produksi anime terbaik mereka yang berjudul “Black Clover”.

Sebelum diproduksi oleh studio Pierrot, cerita Clover hitam ini telah dikenal penggemar manga dalam bentuk chapter komik. Keseriusan Pierrot dalam menggarap serial Black Clover menjadi daya tarik pecinta anime. Apalagi bisa dibilang hampir semua chapter anime garapan studio tersebut selalu sukses memikat mata penggemarnya.

Chapter 1, Episode awal Black Clover: Siapa Asta vs Yuno?

Dalam episode awal yang dirilis Pierrot Studio, alur cerita chapter awal dimulai dari kilas balik Asta serta Yuno. Dimana pada chapter keduanya merupakan tokoh utama serial ini. Baik Yuno maupun Asta, keduanya merupakan anak yaitim piatu yang dibesarkan bersama-sama dan memiliki impian menjadi raja penyihir (king of wizard).

gambar Yuno maupun Asta, keduanya merupakan anak yaitim piatu yang dibesarkan bersama-sama dan memiliki impian menjadi raja penyihir (king of wizard). hd wallpaper background plengdut.com

Akan tetapi Asta justru tidak memiliki keahlian menggunakan satu pun sihir, hal ini bertolak belakang dengan bakat sihir Yuno yang terbilang luar biasa. Beberapa pengamat film anime mengatakan bahwa pada setting pertama episode film besutan Pierrot tersebut terbilang tidak wajar. Hal tersebut dikarenakan pada serial ini, semua orang bisa menggunakan sihir.

Episode pertama serial chapter Black Clover diawali dengan adegan flashback saat Asta & Yuno ditinggal di depan sebuah gereja. Setelah itu keduanya dirawat oleh pendeta yang ada di gereja.

Asta maupun Yuno memiliki kepribadian yang sangat berlawanan. Yuno memiliki sifat yang tenang, teliti, dan pendiam. Sementara Asta suka menarik perhatian dan banyak bicara. Asta adalah sosok karakter yang sangat menyebalkan, baik dalam mata karakter di sekitarnya atau Asta di mata penonton.

Namun hal itu rasanya wajar mengingat Asta dibesarkan tanpa kasih sayang orang tua dan Asta sama sekali tidak bisa menggunakan sihir seperti orang normal dalam serial tersebut. Walaupun Yuno memiliki bakat alami yang luar biasa, Asta tidak cemburu atau benci pada Yuno.

Malah, dia sering mempertaruhkan nyawanya demi menyelamatkan sahabatnya Yuno. Dia menganggap Yuno sebagai rivalnya untuk menjadi Raja Penyihir. Pada suatu hari, keduanya menghadiri upacara pemberian grimoire.

Dalam episode ini juga menceritakan tentang Yuno mendapatkan grimoire clover berdaun empat yang langka. Grimoire adalah buku yang bisa digunakan untuk menambah kekuatan sihir pemiliknya. Sedangkan Asta sama sekali tidak mendapatkan grimoire clover pada upacara tersebut. Tanpa clover, hal itu membuat semua orang tertawa dan mengejeknya.

Episode Munculnya Grimoire Daun 5

Sesampainya di rumah, Yuno tiba-tiba diserang oleh pria misterius. Rupanya pria ini ingin merebut clover grimoire langka milik Yuno untuk dijual. Asta pun datang untuk menolong walaupun dia tidak bisa menggunakan sihir.

Kekuatan clover tersembunyi Asta muncul. Ternyata dia memiliki grimoire clover berdaun lima yang super langka.

Pria ini pun tak mengenal ampun. Dia menyerang Asta secara bertubi-tubi dengan sihir rantai miliknya. Setelah menyudutkan Asta, pria misterius ini berkata bahwa baru kali ini dia bertemu manusia yang tidak bisa menggunakan sihir. Perkataan pria tersebut membuat mental Asta melemah, seakan-akan dia sudah pasrah menerima takdir.

Untungnya, Yuno berhasil membangkitkan semangat Asta lewat kata-katanya. Hal yang tak terduga pun terjadi. Kekuatan clover tersembunyi Asta muncul. Ternyata dia memiliki grimoire clover berdaun lima yang super langka.