Flashback Masih Jadi Ciri Khas Animasi Pierrot Studio

Kehadiran serial Black Clover garapan Pierrot Animasi Studio Jepang kembali menyita mata penggemar film film animasi khususnya fans anime di tanah air. Diangkat dari serial komik manga, film Black Clover sepertinya memiliki ciri khas yang sama dengan anime anime terdahulu besutan Pierrot.

Sebut saja kisah Naruto Pierrot dan juga yang terbaru serial Boruto Pierrot. Kedua animasi film Pierrot tersebut masih mempunyai ciri sama dengan anime Black Clover. Ciri khas Pierrot yang paling menonjol adalah pada pemilihan karakter anime.

Anime dengan kisah penyihir dimana menggunakan black grimoire (sejenis buku sihir) sebagai kekuatan para tokohnya ini, juga memiliki tingkatan level clover (simbol clover menyerupai daun keberuntungan) pada tiap-tiap grimoire tersebut. Semakin banyak helai clover maka menandakan bahwa sihirnya jadi semakin hebat.

Dikatakan mempunyai karakter tokoh anime sama dengan naruto, karena Pierrot selalu memilih tokoh dua sahabat dengan sisi sifat yang berbeda. Sebut saja Naruto dan Sasuke di anime Naruto, begitu juga Asta dan Yuno di Black Clover ini.

Masih Khas Berlama-lamaan di Kilas Balik (Flashback)

Salah satu yang jadi andalan Pierrot dalam membuat animasi anime adalah permainan alur cerita flashback. Flashback adalah alur cerita animasi dimana menceritakan kembali kejadian di masa lalu, untuk memperkuat kejadian saat itu dalam cerita.

Bahkan tidak tanggung-tanggung, di episode 02 Black Clover khusus menceritakan masa lalu Yuno dan Asta hingga akhir. Sepertinya Pierrot studio ingin menegaskan siapa sebenarnya Asta serta siapa juga Yuno dalam anime tersebut.

Akan tetapi porsi jadi flashback yang terlalu besar ini nantinya bisa menjadi boomerang balik bagi pierrot studio dikarenakan para penggemar menjadi jenuh menunggu apalagi Black Clover masih terbilang di awal episode. Trending on plengdut sendiri sempat merilis review prediksi next episode Black Clover episode 02 minggu lalu namun ceritanya over hingga kemungkinan berlanjut ke episode 03.

Di episode pertamanya, jalan cerita masih sesuai dengan chapter pertama versi komik, namun saat masuk episode 02 rupanya Pierrot ingin mengulur waktu berlama-lama di falshback, sehingga chapter 2 komik yang seharunya masuk episode 02 menjadi panjang dan masuk episode berikutnya.

Permainan flashback ini juga pernah studio Pierrot terapkan di film terdahulunya naruto. Bahkan beberapa episode isinya flashback semua. Namun penempatannya berbeda dengan Black Clover dimana flashback yang diletakkan pada awal serial episode, sedangkan Naruto lebih banyak memainkan flashback di sesi sesi akhir pertempuran berlangsung.

Mampukah Black Clover menyaingi ketenaran Naruto? Mengingat keduanya digarap oleh studio animasi yang sama yaitu Pierrot.