Menang Formula 1 Suzuka Lewis Hamilton Sujud Syukur

Suzuka Jepang – Dari tertinggal, kini menang memimpin klasemen balapan Formula 1 (F1). Itulah gebrakan yang dibuat Lewis Hamilton, driver tim Mercedes.

Selepas memenangi Grand Prix (GP) Formula 1 Jepang di Suzuka, Minggu (8/10), Lewis pembalap asal Inggris itu langsung sujud di depan mobilnya, sembari sujud ia mengucapkan syukur karena sekarang telah menang unggul 59 poin di atas rivalnya, Sebastian Vettel setelah race Suzuka. Padahal, Hamilton sebelumnya tertinggal 14 angka di Formula klasmen.

Libur musim panas membuat peruntungan Formula Hamilton dan Vettel berubah. Sejak seri Belgia, Hamilton Lewis sukses meraup empat kali menang dari lima seri terakhir Hamilton. Sebaliknya, Vettel tak mampu menang sekalipun dan malah dua kali gagal menuntaskan lomba.

Sujud, Hamilton rayakan kemenangan dengan Sujud syukur dilakukan Lewis Hamilton setelah memenangi GP Jepang.
Sujud, Hamilton rayakan kemenangan dengan Sujud syukur dilakukan Lewis Hamilton setelah memenangi GP Jepang.

F1 masih menyisakan empat seri bagi Hamilton, yakni Austin, Meksiko, Brasil, dan Abu Dhabi. Kans Hamilton saat ini sangat terbuka untuk menang meraih gelar juara dunia kali keempat.

“Saya berucap syukur, karena pasti bermimpi bisa memimpin Formula 1 dengan jarak sejauh ini. Ferrari benar-benar menjadi penantang serius sepanjang musim Formula 2017,” ujar syukur Hamilton. Hamilton memuji kinerja fenomenal timnya.

Ketahanan mobil Hamilton menjadi kekuatan pabrikan dari Jerman itu. Kendati nyaman di puncak klasemen, Hamilton enggan sesumbar. Sebab, menurut Hamilton apa pun bisa terjadi dalam empat balapan tersisa, syukur kalau bisa finish di depan terus.

“Seb (Vettel) tidak beruntung di sini. Ketahanan jadi sangat penting di F1 saat ini,” ungkap mantan pembalap McLaren itu. Di F1 Suzuka, Hamilton finis pertama disusul duo Red Bull, Max Verstappen dan Daniel Ricciardo. Di belakang mereka posisi empat ada Valtteri Bottas dan Kimi Raikkonen.

Meski posisinya terjepit, Vettel belum mau mengibarkan bendera putih. Driver berkebangsaan Jerman itu siap habis-habisan di empat seri tersisa. Namun, dia mengakui peluangnya memang menipis. “Balapan tidak seperti yang kami inginkan,” kata Vettel yang hanya bertahan hingga lap ketiga di Suzuka karena kerusakan mesin.